Truk Terjun di Tambang Ilegal Poboya, Sopir Warga Tompe Tewas Saat Tiba di RS

oleh -815 Dilihat
Truk masuk ke jurang di lokasi PETI Poboya.(IST)

PALU – Kecelakaan maut terjadi di kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) Poboya, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Sebuah truk pengangkut material tambang terjun ke bawah hingga menewaskan sopirnya pada Kamis (25/12/2025) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Informasi yang diperoleh  menyebutkan, truk mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintas di jalur penurunan Poboya. Sopir berinisial UK, warga Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan tak mampu dihentikan.

Truk kemudian melaju tak terkendali dan terjun ke bawah. Bagian depan kendaraan ringsek parah. Warga dan rekan penambang yang melihat kejadian langsung mengevakuasi UK dan membawanya ke Rumah Sakit Sindhu Trisno Palu.

Namun setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan UK telah meninggal dunia akibat luka berat yang dialaminya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kecelakaan tersebut maupun penanganan terhadap aktivitas tambang ilegal yang kembali disorot usai insiden ini.

Kecelakaan ini menambah daftar korban jiwa di kawasan PETI Poboya. Aktivitas tambang ilegal di area tersebut disebut memiliki risiko tinggi baik bagi keselamatan pekerja maupun lingkungan sekitar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.