Operasi Senyap Mabes Polri di Palu, Tambang Emas Ilegal di Ranodea–Vatutela Ditertibkan

oleh -56 Dilihat
Salah satu lokasi PETI di Vatutela Kota Palu dipasang garis polisi.(Istimewa)

PALU – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menjadi sasaran penertiban aparat gabungan Mabes Polri dan Polda Sulawesi Tengah. Setelah sebelumnya menyasar wilayah Kabupaten Parigi Moutong, operasi serupa kini bergeser ke Kota Palu.

Tim gabungan dilaporkan melakukan penertiban di dua lokasi berbeda, yakni di Ranodea, Kelurahan Poboya dan kawasan Vatutela, Kelurahan Tondo pada Selasa (14/4/2026). Dua titik tersebut diduga menjadi lokasi aktif pengolahan emas ilegal yang selama ini meresahkan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aktivitas tambang ilegal. Di antaranya mesin genset, drum berisi sianida, jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

Selain penyitaan barang bukti, beberapa orang juga dikabarkan telah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh aparat.
“Tim gabungan melakukan penertiban di dua titik. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan di lokasi,” ungkap sumber kepada wartawan.

Dalam operasi tersebut, aparat juga memasang garis polisi di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi perendaman bahan kimia dalam proses pengolahan emas ilegal.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus mencegah aktivitas PETI kembali beroperasi. Praktik tambang ilegal dinilai tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat sekitar akibat penggunaan bahan berbahaya seperti sianida.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah pasti pelaku yang diamankan maupun rincian lengkap hasil operasi tersebut.

Penertiban ini menjadi sinyal kuat keseriusan aparat dalam memberantas praktik pertambangan ilegal yang kian marak di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.